Kawasan Industri Batang Serap 18 Ribu Lebih Tenaga Kerja, Dorong Ekonomi Jateng
KONTENSEMARANG.COM – Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) memberikan kontribusi nyata dalam menekan angka pengangguran di Provinsi Jawa Tengah.
Hingga saat ini, kawasan tersebut telah menyerap sebanyak 18.390 tenaga kerja.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, dalam paparannya saat Kunjungan Kerja Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas RI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Selasa (28/4).
Taj Yasin menuturkan, pertumbuhan ekonomi di kawasan industri tersebut terus menunjukkan tren positif dan menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pengembangan KITB tidak hanya difokuskan pada sektor industri, tetapi juga dirancang untuk mendukung sektor lain seperti pariwisata.
Hal ini selaras dengan tema Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Tengah 2027 yang mengusung konsep pariwisata dan ekonomi syariah.
Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menilai KITB layak dijadikan sebagai kawasan percontohan.
Menurutnya, berbagai keunggulan yang dimiliki Batang mampu bersaing dengan kawasan industri bertaraf internasional.
Ia menyebut, target Presiden Prabowo Subianto yang ingin menjadikan KEK Industropolis Batang sebagai “Shenzhen-nya Indonesia” bukanlah hal yang berlebihan.
Terlebih, kawasan ini tidak hanya mengembangkan industri padat karya, tetapi juga sektor berbasis teknologi seperti data center.
Direktur Utama Industropolis Batang, Anak Agung Putu Ngurah Wirawan, menyampaikan bahwa komposisi industri di kawasan tersebut terdiri dari 47 persen industri padat karya dan 53 persen industri berbasis teknologi.
Saat ini terdapat 93 tenant dengan total investasi mencapai Rp23 triliun, serta luas lahan tersewa mencapai 442,2 hektare.
Ke depan, kawasan ini juga akan dikembangkan lebih luas dengan berbagai fasilitas, seperti two countries twin parks seluas 500 hektare, data center seluas 28 hektare, sunpark village, lapangan golf, serta arena pacuan kuda seluas 200 hektare.
Selain itu, akan dibangun pula hotel, bioskop, dryport, pusat olahraga, kawasan pertokoan, rusunawa sebanyak 20.000 unit, hingga area komersial terpadu. (*)
redaksi