Berdasarkan data yang disampaikan, program Speling telah dilaksanakan sebanyak 1.857 kali pelayanan dengan sasaran sekitar 131.500 orang.
Keberadaan kedua program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan dan pelayanan kesehatan.
Sumarno juga menyampaikan perlunya penguatan dukungan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan, untuk meningkatkan kapasitas penanganan TB di daerah.
Dukungan yang diharapkan meliputi peningkatan kemampuan tenaga kesehatan, perluasan akses pemeriksaan diagnostik, serta pemanfaatan teknologi dan sistem informasi.
Selain itu, pemerintah provinsi berharap inovasi program ACF yang dikembangkan daerah memperoleh dukungan agar pelaksanaan penemuan kasus dapat semakin diperkuat.
Pemerintah Kabupaten dan Kota Diminta Prioritaskan Penanggulangan TB
Sumarno turut menekankan pentingnya komitmen pemerintah kabupaten dan kota dalam pelaksanaan program penanggulangan tuberkulosis.
Menurutnya, penanganan TB perlu mendapatkan perhatian dalam proses perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah.
Koordinasi lintas perangkat daerah juga perlu diperkuat agar program pencegahan, penemuan kasus, dan pengobatan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.
Dukungan tersebut diharapkan menjangkau hingga tingkat desa, mengingat keterlibatan pemerintah setempat dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam pelaksanaan program.
Dengan penguatan koordinasi, pemerintah daerah diharapkan dapat memastikan upaya pengendalian TB berjalan melalui keterlibatan berbagai pihak sesuai tanggung jawab masing-masing.