Wamenkes Apresiasi Pelaksanaan Skrining TB di Jepara
Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Oktavianus menyoroti pentingnya evaluasi secara berkelanjutan terhadap pelaksanaan program penanggulangan tuberkulosis.
Menurutnya, evaluasi dibutuhkan untuk memastikan langkah pencegahan maupun pengobatan yang telah dijalankan dapat berlangsung secara efektif.
Benyamin juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan skrining terhadap masyarakat yang memiliki kontak erat dengan pasien TB di Kabupaten Jepara.
Dalam program skrining dan pencegahan TB di Kabupaten Jepara, terdapat target pelaksanaan pemeriksaan di 161 titik.
Dari jumlah tersebut, kegiatan skrining telah dilaksanakan di 107 titik.
Capaian itu menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian Wakil Menteri Kesehatan dalam kegiatan Deklarasi Desa Siaga TB di Jepara.
“Artinya, program ini sudah berjalan sangat baik. Jadi, tiap tahun kita evaluasi agar makin baik,” katanya.
Benyamin menjelaskan bahwa penanggulangan tuberkulosis tidak cukup hanya berfokus pada pemberian pengobatan kepada pasien yang sudah terdiagnosis.
Menurutnya, upaya pencegahan juga harus diperkuat dengan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum mengalami sakit.
Dengan pemeriksaan lebih awal, kemungkinan adanya penyakit dapat diketahui sehingga langkah penanganan bisa segera dilakukan.