Kondisi tersebut dinilai berdampak terhadap kelancaran rantai pasok bahan baku yang dibutuhkan sektor industri di Jawa Tengah.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah, Ahmad Aziz, memaparkan data perusahaan dan tenaga kerja di wilayahnya hingga 3 November 2026.
Tercatat sebanyak 623.180 perusahaan beroperasi di Jawa Tengah. Jumlah tersebut terdiri atas 3.040 perusahaan besar, 5.670 perusahaan menengah, 6.040 perusahaan kecil, serta 610.405 perusahaan mikro.
Adapun total tenaga kerja yang tercatat mencapai 2.071.753 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 945.275 orang merupakan pekerja laki-laki dan 1.126.478 orang lainnya adalah pekerja perempuan. (*)