Hingga 30 September 2026, perkembangan proses verifikasi terhadap koperasi prioritas tersebut telah mencapai 61,67 persen.
Linda menyampaikan bahwa capaian tersebut sudah melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat. Meski demikian, proses pemeriksaan di lapangan tetap dilanjutkan untuk mempercepat kesiapan koperasi.
“Alhamdulillah, sudah melebihi target yang ditetapkan oleh pusat. Tim masih terus berjalan di lapangan, dan kami juga terus mendorong percepatan,” kata Linda dalam keterangannya, 2 Oktober 2026.
Verifikasi dan validasi menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk memastikan koperasi tidak hanya memiliki bangunan fisik, tetapi juga siap menjalankan layanan usaha kepada masyarakat.
Pemeriksaan tersebut mencakup berbagai aspek yang diperlukan dalam kegiatan operasional, termasuk kesiapan gerai serta dukungan administrasi.
Sebanyak 5.040 Bendahara Koperasi Disiapkan Ikuti Pelatihan
Selain mempercepat proses verifikasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyiapkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola koperasi.
Salah satu program yang direncanakan adalah pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi 5.040 bendahara KDKMP.
Pelaksanaan kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai Oktober hingga akhir November 2026.
Pelatihan dan sertifikasi menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan pengelola koperasi dalam menjalankan tugas serta mendukung tata kelola organisasi.
Di luar penguatan sumber daya manusia, pemerintah provinsi juga memfasilitasi pengembangan hubungan usaha bagi koperasi.