Menurutnya, menjaga kebersihan tidak cukup hanya dengan menyediakan tempat sampah. Siswa juga perlu memahami cara membuang sampah sesuai jenisnya.
Kebiasaan tersebut perlu diterapkan secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun rumah.
Melalui edukasi pemilahan sampah untuk siswa SMPN 21 Semarang, DLH kembali menekankan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
DLH Dorong Sekolah Perbanyak Edukasi Peduli Lingkungan
Safrinal mengajak pihak sekolah dan masyarakat terus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan melalui berbagai kegiatan edukatif.
Menurutnya, kegiatan kunjungan belajar seperti outing class dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan praktik pengelolaan sampah secara langsung kepada pelajar.
Pengalaman tersebut diharapkan membuat siswa lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan daripada hanya menerima penjelasan secara teori.
Selain belajar memilah sampah, para peserta juga dapat mengenali berbagai metode pengolahan limbah organik yang memiliki manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
DLH Kota Semarang berharap pengetahuan tersebut dapat terus diterapkan dan disebarluaskan, sehingga kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya tumbuh pada peserta kegiatan, tetapi juga orang-orang di sekitarnya.
"Kalau bukan kita siapa lagi generasi penerus yang akan peduli lingkungan. Untuk itu kami mendorong pihak sekolah maupun masyarakat umum untuk terus bersama -sama menjaga lingkungan melalui edukasi maupun kegiatan outing class sekolah semacam ini," pungkasnya.
Melalui kegiatan yang diikuti 282 siswa tersebut, DLH Kota Semarang berupaya menanamkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan serta mengelola limbah sejak usia sekolah.