Kehadiran bus listrik dinilai memberikan alternatif mobilitas bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi di wilayah Kota Semarang. Program elektrifikasi transportasi ini turut melibatkan mitra industri nasional, termasuk Laksana.
Bagi PT Laksana, keterlibatan dalam penyediaan bus listrik Trans Semarang merupakan bentuk kontribusi industri karoseri nasional terhadap perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Stefan menegaskan Laksana akan terus mendukung kebutuhan transportasi perkotaan yang semakin mengarah pada pemanfaatan teknologi kendaraan modern dan ramah lingkungan.
Kolaborasi antara Laksana dan VKTR dalam penyediaan armada Trans Semarang juga memperlihatkan peran industri nasional dalam mendukung transformasi transportasi publik, terutama melalui pengembangan kendaraan listrik untuk kebutuhan perkotaan.
Dengan pengoperasian bus listrik yang dilakukan secara bertahap, Laksana turut mengambil bagian dalam proses elektrifikasi transportasi publik di Kota Semarang. (*)