Sambut 17,7 Juta Pemudik, Jateng Kebut Perbaikan 4.817 Titik Jalan

Jateng siap sambut 17,7 juta pemudik Lebaran 2026. Perbaikan 4.817 titik jalan dikebut, Posko Angkutan aktif 13–30 Maret.

Sambut 17,7 Juta Pemudik, Jateng Kebut Perbaikan 4.817 Titik Jalan
Sambut 17,7 Juta Pemudik, Jateng Kebut Perbaikan 4.817 Titik Jalan

KONTENSEMARANG.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mematangkan berbagai persiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Fokus utama diarahkan pada kesiapan infrastruktur jalan, mengingat provinsi ini menjadi simpul utama perlintasan nasional setiap musim mudik.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmennya saat rapat koordinasi bersama Komisi V DPR RI dan Dudy Purwagandhi di kompleks Kantor Gubernur Jateng, Jumat (20/2/2026).

Menurut Luthfi, posisi strategis Jawa Tengah sebagai jalur penghubung antardaerah menuntut kesiapan maksimal. Terlebih, proyeksi Kementerian Perhubungan memperkirakan sebanyak 17,7 juta orang akan masuk ke wilayah Jawa Tengah selama periode Lebaran 2026. Secara nasional, provinsi ini bahkan menjadi tujuan favorit dengan estimasi total pergerakan mencapai 38,71 juta orang.

Menghadapi lonjakan tersebut, kondisi jalan provinsi menjadi prioritas utama.

“Kita mempunyai jalan hampir 2.200 kilometer yang menjadi kewenangan provinsi. Tingkat kemantapan jalan provinsi 94 persen. Tahun 2026 fokus pada perawatan,” ujarnya.

Saat ini, tercatat masih ada 4.817 titik jalan berlubang di berbagai wilayah. Namun, seluruhnya tengah dalam proses perbaikan secara bertahap agar siap digunakan sebelum puncak arus mudik.

Dorongan Percepatan Perbaikan Jalur Pantura

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya percepatan penyelesaian pekerjaan infrastruktur. Ia mengingatkan waktu menuju Lebaran relatif singkat sehingga koordinasi harus berjalan efektif.

“Kita punya waktu pendek menjelang Lebaran. Tolong disampaikan secara komprehensif sehingga persiapan mudik dan balik betul-betul bisa ditangani dengan baik dan kita pastikan masyarakat aman selamat sampai di tempat tujuan,” ujarnya.

Lasarus juga meminta agar perbaikan jalan, terutama di jalur Pantai Utara (Pantura), rampung paling lambat H-10 Lebaran guna meminimalkan potensi kemacetan dan risiko kecelakaan lalu lintas.

Posko Angkutan Lebaran Mulai 13 Maret

Dari sisi transportasi, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan koordinasi lintas kementerian dan lembaga telah disiapkan. Pemerintah pusat bersama daerah akan mengaktifkan Posko Angkutan Lebaran mulai 13 hingga 30 Maret 2026.

“Pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran akan dimulai pada Jumat, 13 Maret hingga 30 Maret 2026 selama 18 hari. Tahun ini Hari Raya Idulfitri berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, sehingga perlu perhatian bersama dalam pengelolaan dua momentum besar tersebut,” kata Menhub.

Dengan dukungan DPR RI dan pemerintah pusat, Pemprov Jateng optimistis arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berlangsung lancar, aman, dan terkendali, meski diperkirakan terjadi pergerakan masyarakat dalam jumlah besar.