Pekerjaan pertama adalah perbaikan Jalan Gombel Lama yang menjadi kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DI Yogyakarta.
Sementara pekerjaan kedua berupa pematangan lahan di sisi barat kawasan untuk kebutuhan pengembangan area komersial oleh pihak swasta.
Ferry menegaskan, aktivitas yang berlangsung saat ini masih berupa penguatan stabilitas tanah dan belum memasuki tahap pembangunan gedung.
Menurutnya, kedua pekerjaan tersebut dilakukan secara terintegrasi agar sistem drainase jalan nasional dapat selaras dengan konstruksi pengamanan lereng yang sedang dikerjakan.
Sebagai upaya mitigasi, kawasan Gombel telah dipantau menggunakan alat pemantau pergerakan tanah seperti inclinometer dan piezometer yang dipasang di 20 titik sejak dua tahun lalu.
βPemantauan kondisi tanah terus dilakukan secara berkala sehingga potensi pergerakan tanah dapat diketahui lebih dini dan langkah antisipasi bisa segera dilakukan,β jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pekerjaan yang sedang berjalan saat ini merupakan proyek perbaikan jalan dan pematangan lahan, bukan pembangunan pusat perbelanjaan seperti yang banyak dipersepsikan masyarakat. (*)