KONTENSEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Hingga saat ini, kesiapan sejumlah agenda utama disebut telah mencapai sekitar 80 persen.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat menghadiri Munajat Cinta 571 bersama sekitar 5.000 jemaah di halaman Balai Kota Semarang, Jumat (14/8) malam.
Kegiatan doa bersama dan salawat akbar tersebut digelar sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon kelancaran pelaksanaan MTQ Nasional XXXI sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Menurut Agustina, Munajat Cinta menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menyambut agenda nasional yang akan berlangsung di Kota Semarang.
"Kota Semarang sejak dahulu tumbuh sebagai kota perjumpaan. Ketika dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan nasional, kita ingin menunjukkan karakter tersebut dengan menjadikan seluruh kota ini sebagai rumah besar yang hangat bagi para tamu," ujar Agustina.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak sore dengan Gema Khatmil Qur'an sebanyak 31 kali yang dibacakan 31 tahfidz di Ruang Lokakrida Gedung Moch. Ikhsan.
Memasuki malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan Istighosah Akbar yang dipimpin 19 ulama dan kiai. Acara juga dimeriahkan Parade Tari Sufi yang melibatkan 31 penari, Parade Hadroh dengan 270 personel dari 16 kecamatan, serta salawat bersama Gus Azmi Askandar.
Di sela kegiatan tersebut, Agustina menyampaikan perkembangan persiapan MTQ Nasional XXXI yang dijadwalkan berlangsung kurang dari satu bulan lagi.
"Secara keseluruhan, persiapan acara utama seperti pembukaan, penutupan, hingga rangkaian *side event* rata-rata sudah menyentuh 80 persen. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bersama seluruh elemen terus bergerak menuntaskan sisa pekerjaan teknis, termasuk pemantapan rute Pawai Ta'aruf dan penataan area kawasan *venue*," jelasnya.
Selain persiapan teknis, Pemkot Semarang juga melakukan berbagai kegiatan pendukung. Salah satunya Gerakan Resik-Resik Tempat Ibadah yang sejak Mei telah menyasar 177 masjid di seluruh kelurahan.