Dosen Biologi Unsoed Wakili Indonesia dalam Pre Doctoral Course di Irlandia
KONTENSEMARANG.COM – Dosen Program Studi Biologi Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Yuriza Ershananda, menjadi perwakilan Unsoed dalam kegiatan Pre Doctoral Course Program (PDCP) yang digelar di University of Galway, Republik Irlandia.
Program tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Kegiatan bergengsi itu berlangsung selama dua bulan, mulai 4 Januari hingga 3 Maret 2026 dan diikuti 15 dosen muda dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Para peserta sebelumnya telah melalui proses seleksi pada 2025 dengan mempertimbangkan proposal riset, bidang keilmuan, kemampuan bahasa Inggris, wawancara, hingga ketersediaan calon supervisor di universitas tujuan.
Program PDCP dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan akademik sebagai persiapan melanjutkan studi doktoral.
Selama mengikuti program di University of Galway, peserta mendapatkan materi pengembangan softskill dan hardskill, mulai dari penyusunan proposal penelitian, peningkatan kemampuan berpikir kritis, teknik presentasi, penguatan bahasa Inggris akademik, hingga pertukaran budaya antara Indonesia dan Irlandia.
Tak hanya itu, para peserta juga melakukan diskusi langsung dengan calon supervisor sesuai bidang keahlian masing-masing.
Langkah tersebut dilakukan agar peserta dapat menyiapkan topik penelitian secara matang sebelum menempuh pendidikan doktoral.
Yuriza Ershananda menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Unsoed, serta seluruh pihak yang telah mendukung keikutsertaannya dalam program tersebut.
Ia menilai PDCP memberikan pengalaman baru terkait sistem pendidikan dan riset di luar negeri yang dapat diterapkan di Indonesia, terutama dalam pengembangan riset dasar dan terapan yang terintegrasi dengan kurikulum berstandar global.
Program itu juga memberi kesempatan bagi peserta untuk mempelajari langsung sistem pembelajaran di University of Galway yang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi ternama di Irlandia.
Kampus tersebut masuk dalam dua persen universitas terbaik dunia dan 100 perguruan tinggi terbaik di Eropa versi QS World University Rankings 2026.
Selama mengikuti kegiatan, peserta turut aktif berdiskusi dengan mahasiswa internasional dari berbagai negara serta bertukar pengalaman dengan Perkumpulan Pelajar Indonesia (PPI) di Irlandia.
Pengalaman tersebut dinilai relevan dengan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, khususnya di bidang pendidikan dan penelitian.
’’Pengalaman yang diperoleh dari program tersebut dapat diterapkan dalam pembelajaran tatap muka di kelas dan saat melakukan penulisan proposal atau publikasi jurnal ilmiah. Karena itu, keikutsertaan saya menjadi langkah strategis untuk dapat mengimplementasikan inovasi baru mengenai pembelajaran di bidang biologi, dan membantu generasi muda untuk dapat bersaing secara global,’’ ujar Yuriza, kemarin.
Ia menambahkan, secara internasional program tersebut turut memperkuat hubungan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Irlandia, khususnya antara Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dengan University of Galway yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir. (*)
redaksi