Selain itu, Pemprov Jateng juga akan berkomunikasi dengan Kemenag mengenai status lembaga pendidikan keagamaan yang disebut dalam peristiwa tersebut.
Di sisi lain, kepolisian masih menangani pengembangan penyidikan kasus pembakaran dan perusakan Warung Mi Babi Tepi Sawah yang menjadi dasar penggeledahan di Sukoharjo dan Karanganyar.
Dengan sekitar 19 perempuan dan anak-anak telah dikembalikan kepada keluarga masing-masing, perhatian pemerintah berikutnya diarahkan pada keberlanjutan pendidikan dan kondisi psikologis anak.
Melalui koordinasi antara pemerintah provinsi, keluarga, dan instansi terkait, Taj Yasin berharap perlindungan anak tetap menjadi prioritas sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikan tanpa menghadapi dampak berkepanjangan dari peristiwa tersebut. (*)