Gandeng Undip, Posyandu Jateng Perkuat Layanan Kesehatan Mental
Dalam kegiatan yang sama, Posyandu Jawa Tengah juga menjalin kerja sama dengan Universitas Diponegoro (Undip), khususnya di bidang psikologi.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan pelayanan kesehatan mental bagi masyarakat.
Menurut Nawal, penguatan layanan kesehatan mental menjadi salah satu bidang yang dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi.
Keterlibatan kalangan akademisi diharapkan dapat memberikan dukungan pengetahuan dan pendampingan dalam pengembangan pelayanan Posyandu.
Kerja sama tersebut juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk terlibat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik dan penelitian.
Melalui keterlibatan mahasiswa serta tenaga akademik, kegiatan Posyandu diharapkan memperoleh dukungan dalam memperluas cakupan pelayanannya.
Namun, rincian pelaksanaan layanan kesehatan mental tersebut masih memerlukan tindak lanjut sesuai program kerja sama yang disusun.
Lebih dari 20 Ribu Posyandu Telah Terdata di Jawa Tengah
Nawal menyampaikan, jumlah Posyandu di Jawa Tengah yang telah terdata saat ini mencapai lebih dari 20.000 unit.
Menurutnya, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan jumlah Posyandu teregistrasi terbanyak di Kementerian Kesehatan.
Jumlah tersebut menjadi salah satu potensi dalam memperluas jangkauan pelayanan masyarakat, termasuk kegiatan kesehatan dan pendampingan perlindungan sosial.