Beasiswa tersebut mencakup jenjang pendidikan sarjana (S1), magister (S2), hingga doktor (S3), baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.
Pada 2026, program ini menarik minat sebanyak 942 pendaftar.
Dari keseluruhan peserta yang mengikuti proses seleksi, sebanyak 73 orang dinyatakan berhasil lolos sebagai penerima beasiswa.
Melalui program pendidikan tinggi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan kesempatan bagi santri dan pengasuh pesantren untuk meningkatkan kemampuan akademik serta memperluas penguasaan berbagai bidang ilmu pengetahuan.
4. Beasiswa Mahasantri Ma'had Aly dan Santri Penggerak
Program keempat diarahkan untuk memperkuat tradisi keilmuan pesantren melalui pemberian beasiswa bagi mahasantri Ma'had Aly dan santri penggerak.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan pendidikan tinggi di lingkungan pesantren.
Berdasarkan data yang disampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sebanyak 25 Ma'had Aly di wilayah tersebut telah menerima beasiswa.
Program ini juga mencakup dukungan bagi santri penggerak sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia pesantren.
Melalui bantuan tersebut, tradisi keilmuan yang berkembang di lingkungan pesantren diharapkan terus mendapatkan dukungan dalam pengembangannya.
5. Hibah dan Renovasi Pondok Pesantren serta Masjid
Program kelima berupa pemberian hibah pondok pesantren dan bantuan renovasi bangunan pesantren maupun masjid.