Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung penyediaan fasilitas pendidikan keagamaan yang layak digunakan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan perhatian terhadap kondisi sarana dan prasarana pesantren agar kegiatan pendidikan dapat berlangsung dalam lingkungan yang aman dan nyaman.
Melalui program hibah dan renovasi, kebutuhan fasilitas penunjang kegiatan belajar para santri menjadi salah satu aspek yang mendapatkan dukungan.
6. Penguatan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Pesantren
Program keenam menitikberatkan pada upaya menciptakan lingkungan pendidikan keagamaan yang aman bagi santri.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat sistem Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Pesantren (P2KP) melalui penerbitan regulasi serta pembentukan tim koordinasi.
Langkah tersebut dilakukan agar upaya pencegahan dan penanganan berbagai bentuk kekerasan di lingkungan pesantren dapat berjalan secara terarah.
Penguatan juga melibatkan berbagai pihak yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab dalam perlindungan santri.
Ahmad Luthfi Tegaskan Pentingnya Pesantren Aman dari Kekerasan
Selain meningkatkan kualitas pendidikan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan perhatian terhadap pencegahan dan penanganan kekerasan di pesantren Jawa Tengah.
Ahmad Luthfi menegaskan bahwa lingkungan pendidikan keagamaan harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh santri.
Karena itu, pemerintah mendorong penguatan perlindungan melalui aturan yang dapat menjadi pedoman bersama bagi pihak-pihak terkait.