Untuk koperasi dengan jumlah gerai lebih banyak, tercatat tiga KDKMP memiliki enam gerai dan satu KDKMP memiliki tujuh gerai.
Perbedaan jumlah gerai tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kegiatan usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jawa Tengah memiliki pola yang beragam.
Jumlah gerai yang dimiliki masing-masing koperasi menjadi salah satu bagian dari data perkembangan usaha yang dicatat pemerintah provinsi.
Ahmad Luthfi Akui Masih Ada Kendala Operasional KDMP
Meski ribuan Koperasi Desa Merah Putih telah menjalankan kegiatan usaha, Ahmad Luthfi mengakui masih terdapat sejumlah kendala yang menyebabkan sebagian koperasi belum dapat beroperasi.
Permasalahan tersebut antara lain berkaitan dengan kesiapan infrastruktur serta kelengkapan sarana dan prasarana pendukung.
Beberapa koperasi masih menghadapi keterbatasan fasilitas kelistrikan yang belum mencukupi kebutuhan operasional.
Selain itu, terdapat koperasi yang belum memiliki kendaraan untuk mendukung kegiatan usaha.
Kendala lainnya berkaitan dengan ketersediaan barang dagangan yang belum sampai ke lokasi koperasi, sehingga kegiatan penjualan belum dapat dimulai.
Menurut Luthfi, berbagai persoalan tersebut perlu diketahui melalui pemeriksaan dan evaluasi langsung agar pemerintah dapat menentukan kebutuhan yang masih harus dipenuhi.
Ia menegaskan bahwa proses pengembangan koperasi perlu dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.