Konten Semarang
Regional

Pemprov Jateng Hadirkan Inovasi 'Sigap Kinerja' Berbasis Geospasial

Dishub Jateng luncurkan Sigap Kinerja berbasis geospasial untuk memantau perlengkapan jalan dengan potensi efisiensi anggaran dan lebih akurat.

Dishub Jateng luncurkan Sigap Kinerja berbasis geospasial untuk memantau perlengkapan jalan dengan potensi efisiensi lebih dari Rp32,8 juta.
Dishub Jateng luncurkan Sigap Kinerja berbasis geospasial untuk memantau perlengkapan jalan dengan potensi efisiensi lebih dari Rp32,8 juta.

Bayu mengatakan, pemanfaatan aplikasi tersebut berpotensi memberikan efisiensi bagi enam Balai Wilayah dan Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Jawa Tengah.

Efisiensi diperoleh dari berkurangnya kebutuhan kegiatan survei berulang yang sebelumnya diperlukan untuk memperbarui maupun mencocokkan data fasilitas perlengkapan jalan.

"Selain menghilangkan potensi perhitungan manual yang kurang tepat, sistem ini memberikan efisiensi anggaran survei lapangan berulang (opportunity cost) bagi 6 Balai Wilayah dan Bidang Lalu Lintas Jalan. Potensi efisiensi mencapai lebih dari Rp32,8 juta," jelasnya.

Angka tersebut merupakan estimasi potensi efisiensi dari penerapan inovasi, bukan laporan penghematan anggaran yang seluruhnya telah terealisasi.

Melalui pengurangan kegiatan yang berulang, waktu dan sumber daya petugas diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan lainnya.

Efisiensi anggaran survei lapangan menjadi salah satu manfaat yang ditargetkan dari perubahan sistem manual menuju pemantauan berbasis data digital.

Tindak Lanjut Evaluasi Bersama Inspektorat dan Bappeda

Bayu menjelaskan, pengembangan Sigap Kinerja juga menjadi tindak lanjut dari evaluasi kinerja berkala yang dilakukan bersama sejumlah perangkat daerah.

Evaluasi tersebut melibatkan Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Biro Administrasi Pembangunan Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah.

Melalui transformasi digital, Dishub Jateng berupaya memperbaiki proses pengukuran kinerja agar hasilnya lebih transparan dan didukung data yang dapat diperiksa.

Sistem berbasis geospasial diharapkan dapat membantu penyajian informasi mengenai fasilitas perlengkapan jalan sekaligus mendukung proses evaluasi pelaksanaan program.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 3 dari 5

Artikel Selanjutnya

Seleksi Komisioner KI Jateng, 15 Kandidat Lolos Wawancara Berebut Lima Kursi
Regional • 05 November 2026

Seleksi Komisioner KI Jateng, 15 Kandidat Lolos Wawancara Berebut Lima Kursi

Rekomendasi Redaksi