KONTENSEMARANG.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan inovasi digital Sistem Geospasial Pengukuran Kinerja atau Sigap Kinerja untuk meningkatkan akurasi pemantauan fasilitas perlengkapan jalan. Aplikasi berbasis data geospasial tersebut memiliki potensi efisiensi anggaran lebih dari Rp32,8 juta melalui pengurangan kebutuhan survei lapangan berulang.
Inovasi yang dikembangkan Dishub Jateng tersebut resmi diluncurkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Agung Pramono, di Kantor Dinas Perhubungan Jateng, Semarang, Kamis (5/11/2026).
Kehadiran aplikasi tersebut menjadi bagian dari transformasi pengukuran kinerja fasilitas perlengkapan jalan yang sebelumnya dilakukan secara manual menggunakan lembar kerja.
Melalui Sigap Kinerja, proses pengukuran diarahkan menjadi lebih otomatis dengan memanfaatkan data geospasial yang dapat diperbarui secara langsung oleh petugas di lapangan.
Sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketepatan data sekaligus mempercepat proses pemantauan dan evaluasi pengadaan fasilitas jalan provinsi.
Sigap Kinerja Dorong Transparansi Pengukuran Fasilitas Jalan
Plt Kepala Dishub Jawa Tengah, Agung Pramono, mengatakan pengembangan aplikasi Sigap Kinerja merupakan langkah konkret dalam mendukung reformasi birokrasi.
Menurutnya, pengukuran kinerja fasilitas perlengkapan jalan membutuhkan sistem yang mampu menghasilkan data secara cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selama ini, proses pengukuran secara manual masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterlambatan pembaruan data dan potensi ketidaktepatan dalam perhitungan.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan perlunya transformasi menuju sistem digital yang terintegrasi.
“Jadi Sigap Kinerja ini bukan sekadar aplikasi pencatatan, melainkan instrumen monitoring dan evaluasi pengadaan fasilitas perlengkapan di jalan provinsi agar benar-benar berbasis kebutuhan lapangan," ujarnya.