Dengan data yang diperbarui secara langsung, perkembangan penyediaan fasilitas di ruas jalan provinsi dapat dipantau melalui sistem yang lebih terintegrasi.
Diharapkan Percepat Respons Aduan Masyarakat
Selain untuk kebutuhan pengukuran kinerja internal, aplikasi Sigap Kinerja diharapkan mendukung penanganan kebutuhan fasilitas perlengkapan jalan yang disampaikan masyarakat.
Dishub Jateng mencatat tingginya kebutuhan fasilitas perlengkapan jalan di berbagai ruas jalan provinsi.
Kebutuhan tersebut dapat berkaitan dengan ketersediaan rambu lalu lintas, marka jalan, penerangan, maupun fasilitas pendukung keselamatan lainnya.
Melalui pemanfaatan data yang lebih mutakhir, pemerintah diharapkan dapat merespons aduan dan menilai kebutuhan fasilitas dengan lebih cepat.
Informasi yang terintegrasi juga diharapkan menjadi bahan pendukung dalam proses pemantauan dan evaluasi program pengadaan fasilitas perlengkapan jalan.
Meski demikian, hasil percepatan respons tersebut masih menjadi salah satu manfaat yang ditargetkan melalui penerapan aplikasi.
Sigap Kinerja Akan Diintegrasikan dengan Manajemen Risiko
Ke depan, Dishub Jawa Tengah berencana terus mengembangkan aplikasi Sigap Kinerja agar dapat mengakomodasi seluruh indikator kinerja melalui pengolahan data secara mandiri.
Pengembangan tersebut juga diarahkan pada integrasi dengan sistem manajemen risiko organisasi.
Langkah ini diharapkan dapat memperluas fungsi aplikasi, tidak hanya untuk pencatatan dan pemantauan fasilitas, tetapi juga sebagai instrumen pendukung evaluasi kinerja.