Dengan kelembagaan yang lebih kuat, peternak diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk menjalin hubungan pemasaran secara langsung dengan industri pengolahan susu.
Karena itu, pengembangan populasi sapi perah perlu diikuti perbaikan pengelolaan usaha dan kelembagaan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan manfaat ekonomi yang diterima masyarakat peternak.
Delapan Kecamatan di Magelang Berpotensi Dikembangkan
Sementara itu, Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan bahwa daerahnya mempunyai potensi untuk menjadi salah satu kawasan pengembangan peternakan sapi perah.
Potensi tersebut didukung kondisi agroklimat atau karakteristik iklim dan lingkungan yang sesuai bagi kegiatan peternakan.
Menurutnya, terdapat delapan kecamatan di Kabupaten Magelang yang memiliki kondisi wilayah mendukung untuk pengembangan sapi perah.
Salah satu kawasan yang telah memiliki ekosistem peternakan adalah Kecamatan Ngablak.
Keberadaan kegiatan peternakan yang sudah berkembang di wilayah tersebut menjadi bagian dari modal awal pengembangan sentra produksi susu.
Meski demikian, Grengseng mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan.
Dua persoalan utama adalah keterbatasan populasi sapi perah dan kapasitas produksi susu di tingkat koperasi.