DPC PDIP Kota Semarang Lepas RS Apung Laksamana Malahayati ke Wilayah Pesisir

RS Apung Laksamana Malahayati berangkat dari Semarang melanjutkan misi layanan kesehatan gratis ke wilayah pesisir Jepara dan Tegal.

DPC PDIP Kota Semarang Lepas RS Apung Laksamana Malahayati ke Wilayah Pesisir
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang Endro Dwi Cahyono bersama jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan melepas keberangkatan Kapal RS Apung Laksamana Malahayati di Pelabuhan Tanjung Emas

KONTENSEMARANG.COM - Kapal RS Apung Laksamana Malahayati resmi diberangkatkan dari kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Selasa (31/3/2026), setelah sebelumnya memberikan layanan kesehatan gratis selama arus mudik Lebaran 2026 di Kota Semarang.

Pelepasan kapal dilakukan oleh jajaran pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Semarang. Selama dua pekan berada di Semarang, kapal ini menjadi pusat layanan kesehatan bagi pemudik dan masyarakat umum melalui berbagai posko kesehatan yang dibuka di beberapa titik.

Ketua DPC PDIP Kota Semarang, Endro Dwi Cahyono, memimpin langsung prosesi pelepasan kapal. Ia mengaku berat melepas keberangkatan kapal yang selama ini menjadi simbol pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kapal Laksamana Malahayati ini bukan sekadar kapal, tetapi rumah sakit apung. Ini bentuk nyata bagaimana kami berusaha hadir untuk masyarakat, terutama yang membutuhkan akses layanan kesehatan,” ujarnya.

Selama beroperasi di Semarang, layanan kesehatan gratis dari kapal tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Berbagai layanan seperti pemeriksaan gula darah, kolesterol, hingga pengobatan umum dimanfaatkan oleh pemudik dan warga sekitar. Posko utama yang berada di Jalan Siliwangi, Semarang Barat, menjadi salah satu titik pelayanan paling ramai setiap harinya.

Pelayanan kesehatan ini didukung oleh relawan kesehatan yang berkolaborasi dengan kader PDIP setempat. Setiap hari sekitar 20 hingga 25 relawan bertugas di posko, dibantu sekitar 10 tenaga medis dari kru kapal rumah sakit apung tersebut.

Setelah menyelesaikan misi pelayanan di Semarang, Kapal RS Apung Laksamana Malahayati akan melanjutkan pelayaran ke sejumlah wilayah pesisir seperti Jepara dan Tegal, sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah pesisir dan wilayah terpencil di Indonesia.

Endro menegaskan bahwa kapal ini memang dipersiapkan untuk menjangkau masyarakat yang sulit mendapatkan akses layanan kesehatan, khususnya di daerah pesisir dan wilayah terpencil. Selain itu, kapal ini juga disiagakan untuk membantu penanganan saat terjadi bencana alam.

“Masih banyak masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, kapal ini harus terus bergerak. Tidak mungkin kami menahan lebih lama di Semarang,” katanya.

Sebagai tindak lanjut pelayanan kepada masyarakat, DPC PDIP Kota Semarang juga akan membuka posko pengaduan, pelayanan, dan advokasi di setiap kecamatan. Melalui kader partai, mereka ingin memastikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat bisa lebih cepat dan responsif.

“Visi kami adalah menjadi partai wong cilik yang selalu hadir di tengah persoalan masyarakat. Apa yang dilakukan kapal ini adalah bagian dari komitmen itu,” tandas Endro.

Keberangkatan Kapal RS Apung Laksamana Malahayati dari Semarang tidak hanya membawa tenaga medis dan peralatan kesehatan, tetapi juga harapan bagi masyarakat pesisir yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan kesehatan. Di setiap pelabuhan yang disinggahi, kapal ini diharapkan dapat kembali menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.