Pengembangan sagu, pemanfaatan jelutung, perikanan yang memperhatikan kelestarian mangrove, serta pariwisata menjadi beberapa potensi ekonomi yang disorotnya.
Melalui pendekatan yang menggabungkan teknologi, koordinasi lembaga, dan keterlibatan masyarakat, Sriyanto mendorong agar pengelolaan gambut dan mangrove tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran setelah terjadi.
Pencegahan karhutla gambut diharapkan dapat diperkuat sejak awal, bersamaan dengan upaya menjaga ekosistem dan mengembangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di kawasan sekitarnya. (*)