Kegiatan tersebut juga dirancang melibatkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, akademisi Universitas Sriwijaya (Unsri), serta unsur swasta, antara lain PT Polaris dan Bank BRI.
Melalui forum tersebut, pengalaman penanganan di lapangan diharapkan dapat dipadukan dengan hasil evaluasi serta kemampuan teknologi yang dimiliki berbagai pihak.
Konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi penanganan karhutla agar tidak hanya berfokus pada pemadaman ketika kebakaran sudah terjadi.
Perhatian juga diarahkan pada pencegahan, pemantauan kondisi gambut, dan identifikasi potensi kebakaran sebelum meluas.
Jejak Karier Militer Sriyanto, Lulusan Akmil 1998
Sebelum dipercaya menjabat Wakil Kepala BPGMN, Sriyanto menjalani perjalanan panjang dalam karier militer.
Ia merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat dari kecabangan Zeni dan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1998.
Sepanjang pengabdiannya, Sriyanto pernah mendapatkan penugasan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Buton, Jambi, dan Lampung.
Pada 2020–2021, ia dipercaya menjabat Komandan Kodim 1413/Buton.
Kariernya kemudian berlanjut sebagai Komandan Kodim 0415/Jambi pada 2021–2022.