Selain memperhatikan hubungan dengan masyarakat, Sriyanto juga mendorong keterlibatan perguruan tinggi dalam berbagai kegiatan teritorial.
Salah satu bentuknya adalah pelibatan mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Program tersebut mencakup sejumlah kegiatan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Di antaranya penyediaan air bersih, konservasi alam, pendampingan sekolah luar biasa, serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
Melalui keterlibatan mahasiswa dan masyarakat, kegiatan teritorial dilaksanakan dengan memperhatikan kebutuhan di lapangan.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu gambaran pendekatan Sriyanto dalam menghubungkan tugas institusi dengan kepentingan masyarakat.
Pernah Terjun Langsung Menangani Kebakaran Way Kambas
Pengalaman Sriyanto dalam penanggulangan karhutla juga tercatat ketika kebakaran melanda kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).
Saat itu, ia turut terjun langsung dalam kegiatan pemadaman di sejumlah titik yang membutuhkan penanganan.
Operasi pemadaman dilakukan dengan dukungan berbagai sarana, antara lain dua mobil pemadam kebakaran, satu mobil tangki air, truk NPS, serta drone.