USM Kukuhkan Wisuda ke-73, Cetak Generasi Intelektual Berkarakter
Wisuda ke-73 Universitas Semarang (USM) kukuhkan ribuan lulusan siap jadi agen perubahan, dengan pesan inspiratif dari rektor dan tokoh nasional.

KONTENSEMARANG.COM – Universitas Semarang (USM) kembali menorehkan sejarah dengan sukses menggelar Wisuda ke-73 di Auditorium Ir. Widjatmoko, Rabu (27/8/2025).
Ribuan wisudawan dari berbagai fakultas dan program pascasarjana resmi dikukuhkan, menjadi bukti nyata komitmen USM dalam mencetak lulusan yang siap berkiprah di dunia kerja maupun melanjutkan jenjang akademik.
Dalam sambutannya, Rektor USM, Dr Supari ST MT menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan pendidikan, melainkan pintu awal menuju babak baru sebagai agen perubahan.
Ia menyoroti pentingnya membangun karakter intelektual berkeindonesiaan dengan lima pilar utama: profesionalisme sesuai bidang ilmu, kejujuran intelektual, kesadaran terhadap penguasaan IPTEK, penghayatan empat pilar kebangsaan, serta sikap kreatif, demokratis, toleran, dan berani membela kebenaran.
“Wisuda hari ini adalah bukti perubahan. Ke depan Saudara akan terus menghadapi dinamika baru. Jangan hanya menjadi pengikut, tetapi jadilah pelopor yang mampu membawa kemajuan bangsa,” pesan Dr Supari dalam orasinya.
Salah satu kisah inspiratif datang dari Haizul Ma’arif, Ketua DPRD Kabupaten Jepara yang meraih predikat wisudawan terbaik Program Magister Hukum USM. Ia mengaku bahwa keputusan melanjutkan studi di USM pada tahun 2024 menjadi salah satu pilihan terbaik dalam hidupnya.
“Sejak 2020 kami bekerja sama dengan PPSDM USM. Dari situ saya semakin yakin melanjutkan studi di Magister Hukum USM. Terima kasih atas dukungan dosen, keluarga, dan orang tua yang selalu memberi semangat,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
Acara wisuda juga dihadiri tokoh penting, di antaranya Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof Dr Ir Aisyah Endah Palupi MPd, yang mendorong para lulusan untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Ia menekankan tiga pilihan strategis pasca kelulusan, yakni melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi, memasuki dunia kerja, atau menciptakan lapangan pekerjaan baru.
“Studi di USM selesai, tapi perjalanan hidup baru saja dimulai. Lengkapi diri dengan sertifikasi profesi agar kompetensi semakin kuat, sehingga alumni USM dapat terus berkembang bersama almamater,” ujarnya.
Pesan senada juga disampaikan Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip, Prof Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM, yang menegaskan pentingnya karakter rendah hati dan kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja. Sementara Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip, Prof Dr Sudharto P Hadi MES PhD, menambahkan bahwa manusia harus senantiasa belajar, berpikir kritis, dan berinovasi.
“Keberhasilan hari ini adalah awal perjuangan esok. Kita hanya punya tiga hari: kemarin, hari ini, dan esok. Belajarlah dari masa lalu, manfaatkan hari ini, dan berharap untuk hari esok,” tegas Prof Sudharto.
Wisuda ke-73 USM bukan hanya seremoni akademik, melainkan pengingat bahwa setiap lulusan membawa amanah besar untuk menjadi agen perubahan, berkontribusi nyata, serta memberi dampak positif bagi bangsa dan negara.
What's Your Reaction?






