Prof Mohammad Nasir Tekankan Pentingnya Menerjemahkan Visi ke Aksi Nyata di USM
Universitas Semarang menggelar workshop Transforming University Vision to Action untuk memperkuat tata kelola dan implementasi visi kampus.
KONTENSEMARANG.COM - Universitas Semarang (USM) terus memperkuat arah pengembangan institusi melalui penyelenggaraan workshop bertajuk Transforming University Vision to Action. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya memperjelas penerjemahan visi universitas ke dalam langkah-langkah strategis dan program nyata.
Workshop yang berlangsung di Semarang pada Rabu (7/1/2026) tersebut menghadirkan Prof Drs Mohammad Nasir Ak MSi PhD sebagai narasumber utama. Prof Nasir merupakan Anggota Pembina Yayasan Alumni Universitas Diponegoro (UNDIP). Sementara itu, Rektor Universitas Semarang, Dr Supari ST MT, bertindak sebagai moderator.
Pada sesi awal, pembahasan difokuskan pada pentingnya memastikan visi universitas tidak berhenti pada tataran dokumen formal, melainkan diwujudkan secara konkret dalam kebijakan dan program kerja.
Dalam paparannya, Prof Nasir menekankan bahwa visi harus diterjemahkan secara sistematis agar dapat menjadi pedoman nyata bagi seluruh sivitas akademika.
“Visi tidak cukup hanya tertulis. Ia harus diterjemahkan ke dalam strategi yang jelas, apa yang ingin dicapai, bagaimana cara melaksanakan, serta langkah operasionalnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa perencanaan strategis idealnya diawali dengan analisis menyeluruh terhadap kekuatan dan kelemahan institusi. Dari proses tersebut, universitas dapat menentukan strategi yang tepat dan menurunkannya menjadi program kerja yang terukur.
“Kalau strategi hanya menjadi dokumen, ia akan menjadi katalog yang disimpan di perpustakaan. Karena itu, semua pemangku kepentingan harus terlibat dan terbuka,” tambahnya.
Selain perencanaan, Prof Nasir juga menyoroti pentingnya evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program. Menurutnya, pimpinan perguruan tinggi harus berani melakukan peninjauan ulang agar seluruh kegiatan tetap sejalan dengan visi dan misi institusi.
“Pimpinan harus berani meninjau kembali, apakah program sesuai dengan visi-misi? Jika sudah tepat, lanjutkan. Bila belum, segera perbaiki dan sesuaikan dengan rencana aksi,” jelasnya.
Sesi materi kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Para peserta aktif berdialog mengenai implementasi visi universitas, sistem pengukuran kinerja, serta penguatan budaya kerja di lingkungan perguruan tinggi.
Melalui workshop ini, USM berharap seluruh sivitas akademika memiliki pemahaman yang lebih utuh mengenai proses menerjemahkan visi menjadi tindakan nyata. Dengan demikian, program-program universitas dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, dan memberikan dampak yang berkelanjutan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan Alumni UNDIP Prof Dr Ir Hj Kesi Widjajanti SE MM, Ketua Pengawas Yayasan Dr Darsono MBA AKT, Ketua Senat Universitas Semarang Prof Dr Hardani Widhiastuti MM Psikolog, Wakil Rektor I Prof Dr Ir Haslina MSi, Wakil Rektor II Dr Abdul Karim SE MSi Ak CA, Wakil Rektor III USM Dr April Firman Daru SKom MKom, serta para dekan dan jajaran pimpinan fakultas di lingkungan USM.
kontensemarang 

