Pembangunan LRT Semarang Disambut Positif, Proyek Tunggu Persetujuan Pusat

LRT Semarang segera dibangun dengan rute Mangkang–Pedurungan hingga Bandara. Wali Kota Agustina optimistis transportasi modern ini jadi pilihan warga.

Aug 14, 2025 - 12:57
Aug 28, 2025 - 12:57
Pembangunan LRT Semarang Disambut Positif, Proyek Tunggu Persetujuan Pusat
Pembangunan LRT Semarang Disambut Positif, Proyek Tunggu Persetujuan Pusat

KONTENSEMARANG.COM – Rencana pembangunan Light Rail Transit (LRT) di Kota Semarang disambut positif oleh Pemerintah Kota. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyebut LRT akan menjadi moda transportasi modern yang mampu menghubungkan berbagai wilayah di Ibu Kota Jawa Tengah.

Agustina menjelaskan bahwa gagasan pembangunan LRT di Semarang bukanlah hal baru. Detail engineering design (DED) proyek ini bahkan sudah ada sejak kepemimpinan sebelumnya. Namun, realisasi pembangunan tetap menunggu persetujuan pemerintah pusat karena proyek tersebut menggunakan skema investasi, bukan dibiayai langsung oleh Pemkot.

“Kalau ada lahan warga yang terkena, maka penyelesaiannya akan dilakukan oleh Pemkot. Sementara persiapan sudah cukup masif di tingkat pusat, dan dalam waktu dekat akan ada rapat bersama Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, dan Pemkot Semarang,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).

Menurut Agustina, keberadaan LRT akan memperkaya pilihan transportasi publik di Semarang. Selain ramah lingkungan, LRT juga menawarkan kenyamanan bagi generasi muda.

“Anak-anak milenial pasti antusias. LRT ini bersih, nyaman, tidak berdesakan, seperti di film-film Korea. Kehadirannya bisa mengurangi ketergantungan pada BRT Trans Semarang yang sering disebut ‘cumi-cumi darat’,” tambahnya.

Meski proses pembangunan diperkirakan memakan waktu satu hingga dua tahun dan berpotensi mengganggu aktivitas warga, Agustina optimistis setelah selesai nanti, LRT akan menjadi pilihan transportasi publik yang lebih nyaman dan efisien.

Mengenai jalur, rute awal LRT direncanakan membentang dari Mangkang hingga Pedurungan. Namun, ada pengembangan tambahan rute menuju Penggaron, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, hingga kawasan Semarang Atas.

“Ada beberapa titik tambahan yang sedang dikaji. Termasuk bagaimana mengatasi tantangan teknis seperti kemiringan jalur. Semoga masyarakat Semarang bisa segera menikmati transportasi modern ini,” pungkasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0