Training Legislatif 2026 DEMA USM Cetak Mahasiswa Kritis dan Berintegritas

Training Legislatif 2026 DEMA USM Cetak Mahasiswa Kritis dan Berintegritas
Training Legislatif 2026 DEMA USM Cetak Mahasiswa Kritis dan Berintegritas

KONTENSEMARANG.COM – Dewan Mahasiswa Universitas Semarang (DEMA USM) bersama empat fakultas mengadakan kegiatan “Training Legislatif 2026” pada (hari, tanggal kegiatan). 

Program tersebut digelar untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terkait tugas dan fungsi legislatif, terutama dalam organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus.

Kegiatan ini dirancang guna membentuk mahasiswa yang kritis, solutif, serta menjunjung tinggi etika dan integritas dalam kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana menyebut kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi antar fakultas yang diharapkan dapat menambah wawasan sekaligus pengalaman peserta.

Ketua Umum DEMA menegaskan bahwa peserta tidak hanya sekadar memperoleh sertifikat, namun juga mendapatkan bekal intelektual dan moral sebagai calon legislator mahasiswa yang mampu menyuarakan aspirasi berdasarkan data.

Sementara itu, Wakil Rektor I berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya dan mampu melahirkan legislator mahasiswa yang optimal dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Dalam pelaksanaannya, Training Legislatif 2026 menghadirkan sejumlah narasumber dengan materi yang relevan.

Materi pertama mengenai Etika dan Integritas Kepemimpinan menyoroti pentingnya etika dan integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan kepemimpinan.

Selanjutnya, materi Legislative Drafting membahas teknik penyusunan regulasi yang baik dengan memperhatikan aspek teknik hukum, logika hukum, serta komunikasi hukum agar aturan yang dihasilkan dapat dipahami, adil, dan bermanfaat.

Materi lain mengenai Mekanisme Persidangan dan Teknik Pengambilan Keputusan mengulas tata cara persidangan secara sistematis, mulai dari pembukaan hingga penetapan keputusan.

Dalam sesi tersebut juga dijelaskan pentingnya musyawarah untuk mencapai mufakat.

Kemudian, pada materi Basic Legislative, peserta mendapatkan pemahaman mengenai tiga fungsi utama lembaga legislatif, yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk aktif mengawal kebijakan dan menyampaikan aspirasi secara konstruktif.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami dasar-dasar legislatif, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta lebih siap menjalankan peran dalam organisasi kemahasiswaan.

Training Legislatif 2026 juga menjadi langkah awal dalam membentuk mahasiswa yang aktif, berintegritas, dan bertanggung jawab baik dalam kehidupan organisasi maupun di tengah masyarakat. (*)